Minggu, 09 November 2008

PENGEMAR RAHASIAKU

` Hai cantik , aku suka dengan penampilanmu yang baru , kau tampak lebih cantik dari biasanya ` Ini adalah surat yang kesekian kalinya yang tanpa ada identitas pengirimnya . Sebenarnya siapa sih yang mengirimkan surat itu . Mengapa selalu tak tertulis siapa pengirimnya . Dia selalu meletakkan surat itu di mejaku dengan sebatang coklat atau setangkai bunga , sungguh romantis kan tapi mengapa ia tak mau aku tau siapa dia . Kata Lila dia adalah penggemar rahasiaku . Tapi mengapa dia harus menyembunyikan identitasnya . Mengapa dia tak seperti Roni yang terang - terangan mengatakan bahwa ia mencintaiku . ` Mungkin saja dia malu ` begitu kata Lila . Tapi mengapa dia harus malu .
Oh ya aku sampai lupa kenalkan namaku Inez . Sekarang aku bersekolah di sebuah SMP di kota Surabaya . Jujur aku sunguh tak mengerti apa itu cinta karna aku tak pernah jatuh cinta . Lucu ya biasanya anak seusiaku sudah mulai mengerti apa itu cinta . Tapi aku, yang kucintai hanyalah Pangeran kucing kesayanganku . Memang sih masih terlalu dini untuk bericara soal cinta bagi anak seusiaku , tapi semua temanku tlah mengalami yang dinamakan jatuh cinta .
Sudah cukup kalian tahu tentang siapa aku , sekarang kita kembali pada surat yang dikirim oleh penggemar rahasiaku . Aku tak habis pikir apa aku secantik itu sampai aku mempunyai seorang penggemar rahasia . Menurutku lebih cantik Lila daripada aku , tapi Lila sama sekali tak punya penggemar yang rahasia sepertiku maupun yang terang - terangan . Aku sangat penasaran siapa sebenarnya yang menulis semua itu apa ada seseorang yang mengerjaiku . Semoga dia mengajakku bertemu agar aku tak penasaran lagi bagaimana rupa orang yang menjadi penggemar rahasiaku .
Hari ini harapanku terkabul dia mengirimkan surat yang isinya mengajakku bertemu di sebuah taman .
Karena terdorong rasa penasaranku aku datang tepat waktu . Tapi ia tak datang yang ada hanya sepucuk surat yang berbunyi ` Maafkan aku ya Nez , aku masih belum siap untuk memperlihatkan siapa aku kepadamu ` Akupun pergi dengan menahan rasa kesalku padanya karna ia tak jadi menemuiku .
Aku langsung menuju ke rumah Lila untuk mencurahkan semua isi hatiku . Saat aku sedang berbicara dengan Lila datanglah kak Zacky, kakak Lila menemui kami .
“ Aduh, aduh bicaranya serius amat , bicara soal apa sich ? “ tanya kak Zacky .
“ Ini lho kak ada orang yang suka naruh surat di meja aku terus dia kan janji mau ketemu sama aku tapi dia nggak dateng ngeselin banget kan ? “ cuapku walau kak Zacky adalah kakak Lila tapi dia sudah kuanggap seperti sahabat .
“ O , critanya si monyet ini punya penggemar rahasia , “ kata kak Zacky .
“ Ih , kakak aku kan dah bilang berulang kali jangan pernah manggil aku monyet lagi , “ kataku sambil mencubit pipi kak Zacky .
Kak Zacky berusaha untuk mencubit pipiku tapi aku langsung menghindar dan kamipun akhirnya berkejar - kejaran Lila juga ikut mengejar aku . Kami memang sangat akrab karena kami sudah kenal sejak kecil . Ketika melihat mama Lila lewat akupun langsung meminta perlindungan .
“ Tante , Lila dan Kak Zacky mau mencubit pipiku ,” kataku .
“ Udah udah . Lila , Zacky berhenti mainnnya . Inez mama kamu jemput tuh katanya kamu seharian pergi ya , “ kata mama Lila .
“ Bye , aku pergi dulu ya, ingat kak 1-0 untukku ,“ candaku .
Kak Zacky hanya tersenyum .
Esoknya ada sepucuk surat lagi di mejaku yang bunyinya ` Aku tahu kau kesal karena aku tak berani menemuimu . Sekali lagi aku minta maaf ya Nez `
“ Kenapa Nez surat dari penggemarmu lagi ? “ tanya Aji .
“ Ya gitu deh Ji dia minta maaf gak bisa dateng kemaren ,” jawabku .
Aji tersenyum .
Dan akhirnya dia kembali mengajakku bertemu . Aku sangat kaget melihat sosok penggemar rahasiaku itu . Menurut kalian siapa penggemar rahasiaku itu ? Ya benar dia adalah kak Zacky . Aku sama sekali tak menyangka jika kak Zacky selama ini menyimpan perasaan padaku .
“ Kenapa Nez kau kecewa ya jika ternyata selama ini yang menjadi penggemar rahasiamu itu aku ? “ tanya kak Zacky .
“ Bukannya begitu kak , aku tak mungkin mencintai kakak karna kakak hanya kuanggap sebagai kakakku , “ jawabku .
“ Aku tahu itu aku takkan memaksamu mencintaiku , aku cuma ingin kau tau bahwa sebenarnya aku mencintaimu ,” kata kak Zacky .
Aku sama sekali tak ingin menodai persahabatan kami dengan kata yang disebut cinta yang sebenarnya ku tak tahu apa artinya . Bukannya bila menjadi sepasang kekasih hubungan itu mungkin saja berakhir , tapi jika menjadi sahabat takkan pernah berakhir .
Semua rasa penasaranku tlah hilang . Aku berjanji aku tak akan melupakan kak Zacky walau suatu saat nanti kita terpisahkan oleh jarak dan waktu . Maafkan aku kak Zacky

2 komentar:

tika mengatakan...

niy sbrnx curhatan coz q ga pux pnggmar rhsia n q pngen pux so, q bkin crita niy byar q seolah-olah pux pnggemar rahsia he...he...he...

alphee mengatakan...

meskipun bukan certa nyata tapi tak pikir itu cerita nyata bagus2 tik...